Banyaknyatulisan disalin semuanya tanpa ada yang terlewat e. Untuk ringkasan yang ditentukan dapat digunakan rumus meringkas 8. Suatu cara yang efektif dalam menyajikan sebuah karangan yang asli dan panjang dalam bentuk ringkas adalah dengan cara .. a. Meringkas b. Menyalin c. Menyadur d. Menerjemahkan e. Mengalihkan 9.
Menyimpanringkasan yang akurat dari semua transaksi bisnis Anda melalui buku besar adalah salah satu praktik yang paling penting dan bermanfaat dalam akuntansi. Pertama, buku besar mencatat semua keuntungan, kerugian, dan kesehatan bisnis Anda secara keseluruhan, memberi Anda pembaruan waktu nyata dan membantu Anda melacak kinerja
Suaturingkasan disajikan dalam bentuk yang lebih pendek dari tulisan aslinya dengan berpedoman pada keutuhan topik dan gagasan yang ada di dalam tulisan aslinya yang panjang itu. Nurhadi, 2010 : 137, Ringkasan atau sering disebut dengan istilah “ precis ” adalah bentuk singkat atau ringkas, dari sebuah karangan yang masih memperlihatkan
2Tips Membuat Proposal Bantuan Dana. 2.1 Tawarkan Keuntungan. 2.2 Perlihatkan Performa. 2.3 Menjunjung Keterbukaan. 2.4 Bersikap Profesional. 3 Struktur Penulisan Proposal Bantuan Dana. 3.1 Pendahuluan. 3.2 Latar Belakang. 3.3 Maksud dan Tujuan.
Ringkasanmerupakan penyajian singkat dari suatu karangan asli tetapi dengan tetap mempertahankan urutan isi dan sudut pandangan pengarang asli, sedangkan perbandingan bagian atau bab dari karang an asli secara proporsional teta dipertahankan dalam bentuknya yang singkat itu. Ringkasan memiliki perbedaan deng an ikhtisar, meskipun sering kedua
Langkahsukses untuk menyusun sebuah bisnis plan adalah membuat sebuah ringkasan singkat yang berisi tentang berbagai rencana perusahaan. Buatlah dengan singkat namun tetap jelas agar tidak terlalu panjang dan bertele-tele. Bisnis plan bukanlah sebuah novel yang berisi cerita-cerita, namun hanya sebuah ringkasan atas acuan bisnis. Bahkan, Anda
Narasisugestif adalah narasi yang berusaha untuk memberikan suatu maksud tertentu, menyampaikan suatu amanat terselubung kepada para pembaca atau pendengar sehingga tampak seolah-olah melihat. etentuan ini berkaitan dengan penggunaan bahasa yang logis, berdasarkan fakta yang ada, tidak memasukan unsursugestif atau bersifat objektif.
H3Nk4Zr. Meringkas merupakan aktivitas menulis yang harus diawali dengan membaca. Meringkas adalah memperpendek sebuah cerita tanpa mengurangi alur dan pesan yang disampaikan dalam sebuah cerita. Tujuan dari meringkas cerita adalah memperpendek cerita sehingga pembaca secara sepintas membaca ringkasan cerita sudah mengetahui bagaimana isi dari cerita tersebut. Agar ringkasan cerita menjadi baik, maka perlu dilakukan beberapa hal. Berikut ini adalah langkah mudah yang bisa dilakukan dalam membuat sebuah ringkasan. 1. Membaca Naskah Asli • Membaca naskah asli sekali atau dua kali, kalau perlu berulang kali hingga kamu paham. Agar ringkasan cerita yang dibuat itu bisa utuh tanpa mengurangi isi cerita, maka kita harus membaca terlebih dahulu naskah tersebut. Bacalah dengan teliti dan ikuti setiap alur cerita. Membaca akan memberikan kita untuk mengetahui kesan umum inti tulisan. Setelah membaca naskah tersebut, selanjutya menuliskan kesan yang diperoleh setelah membaca cerita. Tuliskan apa pun yang kita rasakan ketika membaca naskah atau cerita terseut. Membaca memberikan kita pengetahuan untuk mengerti lebih jauh apa maksud dan sudut pandang penulis naskah atau cerita tersebut. 2. Mencatat Gagasan Utama Untuk membuat ringkasan cerita, langkah berikutnya adalah membaca tulisan bagian demi bagian sambil mencatat gagasan pokok. Gagasan pokok tersebut akan digunakan untuk menyusun ringkasan. Lagkah menentukan gagasan pokok sudah pernah dibahas pada artikel sebelumnya. 3. Gunakan Kalimat Baru Gunakan kesan umum inti untuk membuat ringkasan. Sesuaikan urutan isi dengan naskah asli. Jika semua sudah tersusun selanjutnya adalah menggunakan kalimat baru dalam ringkasan. Kita bisa menggambarkan isi naskah/cerita dengan menggunakan kalimat baru. 4. Ketentuan Tambahan Susunlah ringkasan dalam kalimat tunggal. Kalimat-kalimat yang panjang bisa diringkas menjadi frase. Kemudian frase diubah menjadi kata. Namun hal ini tidaklah berlaku dengan kaku, semua bisa dilakukan dengan luwes. Karena meringkas pada intinya tidak mengubah isi naskah / cerita melainkan menjadikan naskah tersebut lebih pendek, sehingga pembaca akan lebih cepat memahami isi dari teks tersebut. Demikian langkah-langkah dalam membuat sebuah ringkasan cerita. Semua tips sederhana ini ada manfaatnya bagi anda yang sedang mencari langkah-langkah dalam membuat ringkasan, serta membantu adik-adik sekolah dasar untuk belajar membuat ringkasan.
Urutan Yang Benar Membuat Ringkasan Suatu Cerita Adalah. a. Mengutamakan kalimat tunggal daripada kalimat majemuk dan kalimat tak langsung daripada kalimat langsung b. Ringkaslah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata, gagasan yang panjang diganti dengan gagasan pendek atau sentral. Boleh saja membuang kalimat atau alinea yang tidak diperlukan RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA Republic of indonesia KELAS XII KURIKULUM 2013 UNTUK PERSIAPAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER one TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ~ ZUHRI INDONESIAUrutan Yang Benar Membuat Ringkasan Suatu Cerita AdalahCara Meringkas/ Merangkum Teks – PELAJARAN BAHASA Indonesia DI JARI KAMUCATATAN PERBAIKAN RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL UJIAN NASIONAL 2019 SMA/MA MATA PELAJARAN BAHASA Republic of indonesia ~ ZUHRI INDONESIAUrutan Yang Benar Membuat Ringkasan Suatu Cerita Adalah RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA Republic of indonesia KELAS XII KURIKULUM 2013 UNTUK PERSIAPAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER one TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ~ ZUHRI INDONESIA Jun 10, 2022 1 Mengetahui Pengertian Sinopsis dan Langkah yang digunakan dalam membuat Sinopsis dengan Benar. Sinopsis merupakan ringkasan cerita dengan mengutamakan alur atau plot yang tepat dan menarik dari suatu cerpen novel atau drama. Akhirnya dia terserempak dengan jejaka bernama Adam Firdaus. Syarat untuk menjadi suaminya adalah seorang yang kuat agama. Source Epitome Download Image Mar 4, 2021 Urutan isi disesuaikan dengan naskah asli tapi kalimat-kalimat dalam ringkasan yang dibuat adalah kalimat-kalimat baru yang sekaligus menggambarkan kembali isi dari karangan aslinya. Meskipun portofolio adalah hasil dokumentasi prestasi kamu tetapi tak ada salahnya memasukkan data diri. Source Epitome Download Image Cara Meringkas/ Merangkum Teks – PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI JARI KAMU Dengan membuat ringkasan, seseorang dibimbing dan dituntun untuk membaca karangan asli dengan cermat dan menuliskan kembali dengan tepat. Untuk membuat ringkasan yang baik, kita perlu membaca buku atau karangan asli dengan cermat. Dengan membaca secara cermat, kita dapat menangkap dan membedakan gagasan utama dengan gagasan tambahan Source Image pel Download Paradigm Urutan Yang Benar Membuat Ringkasan Suatu Cerita Adalah 1. Bacalah bahan pelajaran secara ringkas. Dalam hal ini kita perlu memperoleh gambaran isi materi secara garis besar. two. Membaca uraian materi secara cermat. Dalam hal ini dituntut untuk mengetahui dan menemukan gagasan utama pada setiap paragraf. iii. Berilah tanda dan catatlah kalimat yang mengandung pokok pikiran dan gagasan utama. iv. Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan saat membuat ringkasan atau rangkuman dalam bentuk buku, yakni sebagai berikut 1. Membaca naskah aslinya Sebelum merangkum, kita harus membaca teks bacaan seluruhnya untuk mengetahui kesan umum, terutama maksud penulis dan sudut pandangannya. two. Mencatat gagasan utama Cara Meringkas/ Merangkum Teks – PELAJARAN BAHASA Indonesia DI JARI KAMU ane. Membaca Naskah Asli Penulis ringkasan harus membaca naskah asli secara keseluruhan beberapa kali untuk mengetahui kesan umum, maksud pengarang, serta sudut pandangnya. 2. Mencatat Gagasan Utama Semua hal yang menjadi gagasan utama atau gagasan penting digarisbawahi atau dicatat. 3. Membuat Reproduksi Contoh Soal Identifikasi Peristiwa dari Sinopsis yang Didengar Source Image Download Paradigm CATATAN PERBAIKAN RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL UJIAN NASIONAL 2019 SMA/MA MATA PELAJARAN BAHASA Indonesia ~ ZUHRI Indonesia one. Membaca Naskah Asli Penulis ringkasan harus membaca naskah asli secara keseluruhan beberapa kali untuk mengetahui kesan umum, maksud pengarang, serta sudut pandangnya. 2. Mencatat Gagasan Utama Semua hal yang menjadi gagasan utama atau gagasan penting digarisbawahi atau dicatat. three. Membuat Reproduksi Source Image Download Image RINGKASAN MATERI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XII KURIKULUM 2013 UNTUK PERSIAPAN PENILAIAN AKHIR SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 ~ ZUHRI INDONESIA MENULIS RANGKUMAN 1. Menandai kata-kata yang sulit 2. Menggaris bawahi hal-hal yang penting. three. Menentukan pikiran utamanya. 4. Menyusun dalam bentuk rangkuman. MENULIS RINGKASAN one membaca naskah atau teks beberapa kali, ii mencatat gagasan utama penulis, three membuang paragraf yang berisi contoh, Source Image Download Image KONFLIK, PENYEBAB KONFLIK, DAN AKIBAT KONFLIK DALAM CERITA SOAL, PEMBAHASAN, DAN RINGKASAN MATERI ~ ZUHRI INDONESIA Setelah melakukan langkah ketiga, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar ringkasan itu diterima sebagai suatu tulisan yang baik. 1. Susunlah ringkasan dalam kalimat tunggal daripada kalimat majemuk. 2. Ringkaskanlah kalimat menjadi frasa, frasa menjadi kata. Jika rangkaian gagasan panjang, gantilah dengan suatu gagasan sentral saja. 3. Source Epitome Download Image Cara dan Contoh Membuat / Menulis Rangkuman – Artikel & Materi CARA MEMBUAT RINGKASAN 1. Membaca naskah asli untuk menangkap kesan umum dan sudut pandang pengarang. 2. Mencatat gagasan utama. iii. Membuat reproduksi, yaitu dengan menyusun kembali suatu karangan singkat ringkasan berdasarkan gagasan utama. iv. Ketentuan tambahan Sebaiknya digunakan kalimat tunggal. Source Image Download Image MERINGKAS ISI KARYA SASTRA ~ ZUHRI INDONESIA 1. Bacalah bahan pelajaran secara ringkas. Dalam hal ini kita perlu memperoleh gambaran isi materi secara garis besar. ii. Membaca uraian materi secara cermat. Dalam hal ini dituntut untuk mengetahui dan menemukan gagasan utama pada setiap paragraf. iii. Berilah tanda dan catatlah kalimat yang mengandung pokok pikiran dan gagasan utama. 4. Source Image Download Prototype Teks Cerita Teladan Bahasa Melayu – nouslect Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan saat membuat ringkasan atau rangkuman dalam bentuk buku, yakni sebagai berikut 1. Membaca naskah aslinya Sebelum merangkum, kita harus membaca teks bacaan seluruhnya untuk mengetahui kesan umum, terutama maksud penulis dan sudut pandangannya. 2. Mencatat gagasan utama Source Image Download Image CATATAN PERBAIKAN RINGKASAN EKSEKUTIF HASIL UJIAN NASIONAL 2019 SMA/MA MATA PELAJARAN BAHASA Republic of indonesia ~ ZUHRI INDONESIA Teks Cerita Teladan Bahasa Melayu – nouslect Jun 10, 2022 1 Mengetahui Pengertian Sinopsis dan Langkah yang digunakan dalam membuat Sinopsis dengan Benar. Sinopsis merupakan ringkasan cerita dengan mengutamakan alur atau plot yang tepat dan menarik dari suatu cerpen novel atau drama. Akhirnya dia terserempak dengan jejaka bernama Adam Firdaus. Syarat untuk menjadi suaminya adalah seorang yang kuat agama. KONFLIK, PENYEBAB KONFLIK, DAN AKIBAT KONFLIK DALAM CERITA SOAL, PEMBAHASAN, DAN RINGKASAN MATERI ~ ZUHRI Indonesia MERINGKAS ISI KARYA SASTRA ~ ZUHRI Indonesia CARA MEMBUAT RINGKASAN 1. Membaca naskah asli untuk menangkap kesan umum dan sudut pandang pengarang. 2. Mencatat gagasan utama. three. Membuat reproduksi, yaitu dengan menyusun kembali suatu karangan singkat ringkasan berdasarkan gagasan utama. 4. Ketentuan tambahan Sebaiknya digunakan kalimat tunggal.
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Apakah kamu masih bingung bagaimana cara membuat abstrak? Yap, kamu mungkin masih kesulitan buat abstrak di karya ilmiah karena terlalu singkat. Simak cara membuat abstrak yang bagus dalam karya ilmiah berikut iniCara Membuat AbstrakAbstrak adalah ringkasan singkat dari suatu tulisan atau penelitian yang berisi gambaran umum tentang topik, tujuan, metodologi, temuan, dan kesimpulan utama dari karya tersebut. Abstrak biasanya menjadi bagian penting dari karya ilmiah, seperti artikel jurnal, tesis, atau disertasi, dan berfungsi untuk memberikan gambaran singkat kepada pembaca tentang isi dan nilai penting karya tersebut tanpa harus membaca keseluruhan tulisan. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat abstrak sesuai kaidah karya ilmiah1. Identifikasi TujuanTentukan tujuan dari abstrak yang akan kamu buat. Apakah kamu ingin memberikan gambaran umum tentang topik, menyoroti metodologi penelitian, atau menekankan temuan utama?2. Baca Keseluruhan KaryaSebelum membuat abstrak, baca dengan seksama keseluruhan tulisan atau penelitian yang akan diabstraksi. Pastikan kamu memahami topik, metodologi, temuan, dan kesimpulan yang Tentukan Panjang AbstrakAbstrak biasanya memiliki batasan panjang tertentu, seperti 150-250 kata. Periksa pedoman atau aturan yang berlaku untuk abstrak yang kamu Tulis Pernyataan Masalah atau Tujuan Penelitian Mulailah abstrak dengan merumuskan pernyataan masalah atau tujuan penelitian yang menjadi fokus utama tulisan. Jelaskan mengapa topik yang kamu pilih itu penting dan Jelaskan MetodologiBerikan gambaran singkat tentang metode yang digunakan dalam penelitian. Sertakan pendekatan atau teknik yang digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis Soroti Temuan UtamaIdentifikasi temuan utama dari penelitian atau tulisan tersebut. Jelaskan hasil yang paling signifikan atau relevan dengan jelas dan Sajikan Kesimpulan 1 2 3 Lihat Bahasa Selengkapnya
Assalam mu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Berhubung UKM yang saya ikuti di kampus adalah Studi Kajian Riset Mahasiswa SKEMA, yang mana kegiatan yang paling vital dalam UKM ini adalah melakukan observasi dan penelitian. Namun, sebelum memasuki ke jenjang itu, diharuskan untuk memahami dulu tentang ringkasan resume dan esai. Dan alhamdulillah dengan usaha terus-menerus akhirnya diri ini mampu untuk membuat ringkasan dari sebuah jurnal. PENGERTIAN RESUME Resume atau Ringkasan adalah suatu cara yang ekfektif untuk menyajikan karangan yang panjang dalam sajian yang singkat. Sebuah ringkasan bermula dari karangan sumber yang panjang, yang kemudian dipangkas dengan mengambil hal-hal atau bagian yang pokok dengan membuang perincian serta ilustrasi. Sebuah ringkasan tetap mempertahankan pikiran pengarang serta pendekatannya yang asli. Jadi ringkasan merupakan keterampilan memproduksi hasil karya yang sudah ada dalam bentuk yang singkat. PERBEDAAN RESUME, RANGKUMAN DAN IKHTISAR Rangkuman artinya kegiatan menyusun gagasan pokok atau intisari suatu karangan atau buku menjadi bentuk yang pendek. Suatu rangkuman tidak boleh mengubah ide pokok gagasan pokok teks aslinya. Ikhtisar pada dasarnya sama dengan ringkasan resume dilihat dari tujuannya, keduanya mengambil bentuk kecil dari karangan panjang. Perbedaannya ikhtisar tidak mempertahankan urutan gagasan yang membangun karangan itu, terserah pada pembuat ikhtisar. Untuk mengambil ikhtisar bebas mengambil kata-kata asal tetap menunjukan inti dari bacaan tersebut. LANGKAH-LANGKAH MENULIS RESUME Membaca Teks Atau Naskah Yang Asli Kalau sudah menyukai membaca, maka tidak akan ada kendala besar dalam membuat ringkasan resume karena membaca teks/naskah asli dalam proses pembuatan resume ini tidak cukup hanya sekali. Membaca naskah asli harus berulang kali sampai kita memahami keseluruhan isi dan memahami maksud si penulis. Belum lagi jika naskah aslinya memiliki istilah-istilah yang sukar dipahami, maka itu perlu juga digarisbawahi kata yang sulit dimengerti dan mencari tahu apa maknanya agar menambah pemahaman kita. Membaca naskah aslinya juga harus sampai tuntas agar kita mendapatkan gambaran umum dan memahami sudut pandang dari si penulis. Menentukan dan Mencatat Gagasan Utama Setelah memahami maksud dari si penulis, kemudian kita harus mampu menemukan pokok-pokok tulisan. Baca kembali dan lebih dimengerti lagi paragraf demi paragrafnya, bagian demi bagiannya, untuk selanjutnya dikonkritkan dalam bentuk poin-poin penting yang disebut gagasan utama. Gagasan utama adalah pikiran utama yang terdapat dalam tulisan. Gagasan utama sama saja dengan ide pokok. Jika yang mau dibuat resume adalah sebuah jurnal, maka kita tidak harus mencatat semua gagasan utama di setiap paragraf jurnal aslinya. Kenapa? Tidak semua paragraf yang ada dijurnal memiliki gagasan utama karena di dalam jurnal banyak terdapat kutipan-kutipan seseorang dan information-data sedangkan gagasan utama itu sendiri berasal dari kalimat utama yang merupakan pemikiran murni dari si penulis bukan berupa opini, kutipan ataupun data. Meski begitu, setidaknya dari beberapa paragraf ada kalimat-kalimat yang mewakili pokok dari tulisan atau sebagai gagasan utamanya. Tentukan gagasan utama yang esensial agar nantinya saat kita menulis resume tidak melebar dan tidak terlalu panjang. Kemudian setelah gagasan-gagasan utama telah kita catat semua, gagasan-gagasan itu harus disusun teratur atau sesuai dengan urutan isi jurnal. Lihat bagian daftar isi untuk memastikan urutan isi jurnal yang benar. Mulai Menulis Ringkasan Resume Pergunakanlah gambaran umum tentang keseluruhan isi jurnal/naskah yang telah terbayang diotak kita dan hasil pencatatan gagasan utama tadi untuk dibuat resume. Ingat, urutan paragraf untuk pembuatan resume harus sesuai dengan naskah aslinya. Kalau di jurnal biasanya banyak sub babnya, kita gak perlu ikutin jurnal untuk membuat poin-poin sub bab juga karena resume merupakan ringkasan singkat jadi buatlah resumedalam bentuk paragraf demi paragraf saja. Tapi memang ada juga yang cara pembuatan resume jurnal dalam bentuk tabel agar lebih mudah dibuat namun saya lebih memilih dalam bentuk kalimat paragraf perparagraf agar terlihat lebih berkesinambungan ketika dibaca. Kemudian kalimat-kalimat dalam resume yang kita buat adalah kalimat-kalimat baru yang sekaligus menggambarkan kembali isi dari naskah aslinya. Tetapi kita tidak boleh menyelipkan pendapat pribadi kita di dalam resume apalagi jika pendapat tersebut berlawanan dengan isi jurnal asli, haram hukumnya. Pembuat resume hanya boleh menulis yang sesuai dengan jalan pemikiran si penulis asli. Jika gagasan-gagasan kita masih terasa rancu, silakan liat naskah aslinya lagi. Sebisa mungkin untuk tidak menggunakan kalimat asli penulisnya karena kalimat asli penulisnya hanya boleh digunakan bila kalimat itu dianggap penting merupakan kaidah, kesimpulan, ataupun perumusan padat. Dan tidak perlu pakai bahasa tingkat dewa bahasa yang sulit dimengerti dalam membuat resume agar resume kita bisa dibaca oleh siapa saja tanpa memandang status pendidikan. Kalau kita menggunakan terlalu banyak istilah asing, terkesan berlebihan dan seolah hanya orang-orang yang mengenyam pendidikan tinggi saja yang paham. Akan lebih baik jika tulisan kita bisa diterima oleh berbagai lapisan masyarakat, jadi gunakan bahasa yang mudah dicernah oleh siapapun. Dan saat kita sedang membuat resume, hindari juga kutipan. Kutipan yang berada pada jurnal adalah kutipan milik si penulis jurnal karena si penulis membuat jurnal atas dasar melakukan penelitian dengan menggunakan teori dari orang yang dikutipnya. Kita sebagai pembuat resume tidak berhak untuk mengutip lagi apa yang telah dikutipkan oleh si penulis asli karena kita tidak melakukan penelitian sungguhan, kita hanya meringkas dari jurnal miliknya. Dalam pembuatan resume gak perlu membuat kalimat yang bertele-tele dan gak perlu berpanjang lebar menjelaskan karena penjelasan secara mendetail sudah ada di dalam naskah asli. Jadi buatlah tulisan ringkasan yang padat tapi mewakili keseluruhan isi. Membaca Kembali Ringkasan Resume Yang Telah Dibuat Setelah selesai membuat resume, baca kembali resume kita untuk memeriksa apakah ada kesalahan penulisan atau tidak. Resume juga perlu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Gunakan ejaan dan tanda baca yang tepat. Kemudian periksa kembali apakah resume buatan kita bersesuaian dengan naskah asli atau tidak. Dibawah ini merupakan contohresume yang saya buat berdasarkan pada sebuah jurnal ‎ DOWNLOAD JURNAL PDF RESUME IMPLEMENTASI MODEL COOPERATIVE LEARNING BERBANTUAN KOMPUTER DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA I PADA MAHASISWA PGSD Trimurti Jurnal Kependidikan November 2009 Universitas Negeri Semarang Ketika proses pembelajaran sedang berlangsung, seringkali banyak mahasiswa yang enggan untuk bertanya kepada dosen saat ia merasa kurang memahami materi yang sedang dipelajari sehinggaa suasana kelas menjadi pasif. Strategi pengajar dosen untuk membangun keaktifan mahasiswa adalah dengan melibatkan mahasiswa ke dalam diskusi. Akan tetapi strategi ini masih belum bisa terealisasikan secara sempurna dikarenakan hanya beberapa mahasiswa yang menonjol saja yang berani mengemukakan pendapat saat diskusi berlangsung, sedangkan sebagian besar mahasiswa yang lain hanya mampu terdiam menyimak. Suasana kelas perlu dirancang agar seluruh mahasiswa mampu berinteraksi satu sama lain untuk menyelesaikan tugas maupun memecahkan masalah yang diberikan oleh pengajar dosen. Cooperative Learning merupakan strategi pembelajaran yang berhasil dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil yang heterogen untuk mencapai hasil yang maksimal dengan menerapkan lima unsur pokok yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Dalam modelCooperative Learning perlu adanya penggunaan teknologi berupa komputer agar mahasiswa terampil dalam memanfaatkan media komputer dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, hasil belajar tidak hanya meliputi penguasaan materi, tetapi juga keterampilan berproses mahasiswa. Hasil belajar diperoleh dengan cara mengunakan tes tertulis, tes lisan, tes perbuatan atau observasi serta tugas kelompok dan individu. Dari hasil analisis, sebanyak 56% mahasiswa masuk dalam kategori terampil, 22% cukup terampil, 19% sangat terampil dan hanya 3% saja yang tidak terampil dalam pemanfaatan media komputer. Maka hal ini mengindikasikan bahwa pengaruh keterampilan berproses dalam penerapan modelCooperative Learning berbantu komputer terhadap hasil belajar mahasiswa adalah cukup besar. Dimana keterampilan berproses ini dinilai dari cara presentasi dan hasil tugas kelompok mahasiswa. Belajar akan efektif jika situasi kondusif terwujud saat berlangsungnya proses pembelajaran, yaitu berupa interaksi positif antara dosen dan mahasiswa ataupun antar mahasiswa di dalam kelas. Dalam kondisi yang kondusif ini, mahasiswa menjadi tertantang untuk bertanya, mengerjakan tugas, mengungkapkan pendapat/ide, serta menanggapi sesuatu karena mahasiswa merasa nyaman dan tidak takut untuk melakukan suatu kesalahan di dalam proses belajar. Berdasarkan uji banding antara dua model pembelajaranpun didapatkan kesimpulan bahwa model Cooperative Learning lebih efektif dibanding model pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa. ModelCooperative Learning mampu menciptakan kondisi yang kondusif dalam proses pembelajaran mahasiswa. Dengan model Cooperative Learning, mahasiswa dapat bekerja sama dalam kelompok untuk belajar dan bertanggung jawab akan keberhasilan belajar semua anggota kelompok. Ada 3 manfaat yang akan didapatkan mahasiswa pada penggunaan modelCooperative Learning ini, yaitu; penghargaan terhadap kelompok yang berhasil, tanggung jawab masing-masing anggota kelompok serta kesamaan kesempatan untuk berhasil. NB Pada bagian kepala resume biasakan untuk mencantumkan nama penulis jurnal, tahun terbit jurnal, judul jurnal, dan lokasi terbit jurnalnya ya! Agar tidak merepotkan pembaca dalam mencari tulisan jurnal aslinya. Sekian ya penjelasan singkat mengenai cara membuat ringkasan resume dari saya. Semoga kalian bisa memahami tulisan ini dengan baik. Jika masih ada yang kurang dimengerti bisa bertanya dikolom komentar, mudah-mudahan saya bisa membantu ^^ Akhir kata, wassalam mu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh credit to my own blog syr92
Mahasiswa/Alumni Universitas Indonesia31 Januari 2022 0516Halo, Mudrikah A. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru, ya. Kakak bantu jawab, ya. Jawaban yang tepat adalah A. Berikut ini pembahasan untuk menjawab soal tersebut. Ringkasan adalah suatu bentuk penyajian karangan atau tulisan secara ringkas, padat, dan menyeluruh. Sementara itu, meringkas adalah kegiatan membuat penyajian karangan secara ringkas, padat, dan menyeluruh. Langkah-langkah membuat ringkasan, yaitu sebagai berikut. 1. Membaca dan memahami sumber bacaan. Pahamilah isi bacaan dan beri tanda penting setiap pembahasan yang penting serta keterkaitan antara judul bab dan sub judul. 2. Mencatat gagasan utama. Setelah membaca, tulislah bagian bacaan penting yang sudah dipahami dan berpedoman pada judul serta daftar isi pada buku. 3. Menulis/menyusun ringkasan. Penulisan ringkasan harus sesuai dengan naskah asli dan diurutkan sesuai paragraf berdasarkan gagasan utama atau pokok. Kalimat yang ditulis adalah kalimat baru tetapi tidak boleh menyelipkan pendapat pribadi. Kalimat asli yang boleh ditulis harus berdasarkan tulisan penulis naskah. Buatlah tulisan yang ringkas dan mudah dipahami. 4. Mengevaluasi ringkasan. Setelah membuat ringkasan, periksa kembali dengan membaca naskah asli. Hal ini untuk menghindari jika ada kesalahan dari naskah asli. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa menyusun ringkasan tidak hanya sekadar mencatat gagasan utama pada setiap paragraf saja. Setelah pencatatan gagasan utama setiap paragraf selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah "merangkai gagasan utama menjadi kalimat padu yang disusun oleh penulis ringkasan." Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. Semoga dapat membantu, ya.
urutan yang benar membuat ringkasan suatu cerita adalah