Elfiyani: Analisis Puisi "Cintaku Jauh di Pulau" Karya Chairil Anwar… (1-8) Jurnal Edukasi Kultura 1 ANALISIS PUISI "CINTAKU JAUH DI PULAU" KARYA CHAIRIL ANWAR DENGAN PENDEKATAN STRATA NORMA Elfiyani Jurusan Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Medan e-mail: elfiyanip@gmail.com Abstrak.
Sekian penjelasan lengkap tentang makna pada bait puisi karya Chairil Anwar yang berjudul Karawang Bekasi. Puisi ini jelas menggambarkan kisah perjuangan rakyat Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa. Karena itu, kita sebagai generasi penerus harus tetap mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. puisi karawang bekasi.
Chairil Anwar, adalah seorang penyair tersohor di bumi Nusantara ini. Beliau lahir di Kota Medan, pada tanggal 26 Juli 1922 dan meninggal di usia yang masih terbilang cukup muda, yaitu 26 tahun, pada tanggal 28 April 1949 di Jakarta. Beliau memiliki julukan sebagai "Si Binatang Jalang".
HAMPA Puisi karya: Chairil Anwar kepada Sri yang selalu sangsi Sepi di luar, sepi menekan-mendesak Lurus kaku pohonan. Tidak bergerak Sampai ke puncak Sepi memagut Tak suatu kuasa-berani melepas diri Segala menanti. Menanti-menanti. Sepi. Dan ini menanti penghabisan mencekik Memberat-mencengkung punda Udara bertuba Rontok-gugur segala. Setan bertempik Ini sepi terus ada.
Berdasarkan buku Chairil Anwar, Penyair Legendaris oleh Neni Suhaeni (Nuansa Cendekia, 2020:35-36), Chairil Anwar seringkali disebut sebagai pelopor angkatan 45 dalam sastra Indonesia.Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai pelopor puisi modern Indonesia. Karya-karya Chairil Anwar tidak hanya dibaca di Indonesia namun juga diterjemahkan ke berbagai bahsa asing.
Dalam puisi "Hampa" karya Chairil Anwar tersebut, tema yang diangkat adalah kesepian dan penantian penyair terhadap wanita yang dicintainya. Puisi ini menggambarkan rasa kesepian yang mendalam ketika mengingat seseorang yang sangat berarti baginya tidak ada disampingnya.
Penulis akan melakukan analisis karya sastra melalui pendekatan psikoanalisa. Dalam pendekatan ini, penulis membatasi analisis pada karya sastra yang berbentuk puisi, yakni puisi berrjudul "Sajak Putih" karya Chairil Anwar yang terdapat dalam antologi puisi "Aku Ini Binatang Jalang" terbitan tahun 1987, yang diterbitkan oleh
oKGQN.
analisis puisi hampa karya chairil anwar